Kenali, Pahami, Lawan Virus Islam Liberal

Saya menyatakan melawan Islam Liberal atas dasar cinta. Rasa cinta pada Islam, agama yang menuntun pada kehidupan yang lebih baik di Hari Akhir nanti. Memang Islam tidak akan berkurang kemuliaannya sedikitpun dengan adanya pengrusakan sana-sini oleh Islam Liberal, tapi muslim mana sih yang rela agamanya diobrak- abrik?

Saya melawan Islam Liberal juga karena rasa cinta pada saudara- saudara dan teman- teman saya. Saya tidak ingin virus Islam Liberal menjangkiti orang- orang yang sangat saya sayangi. Ya, islam liberal bagai virus yang menyerang ranah keimanan. Terjangkit virus ini maka terkikislah keyakinan pada Islam sebagai pedoman hidup. Na’udzubiLlah..

Sedemikian parahnya virus Islam Liberal, maka perlu imunitas yang cukup untuk menangkisnya. Yuk kita semua sebagai manusia berakal mengenali, memahami, lalu bersama melawan Islam Liberal :)

KENALI
Sebenarnya tidak sulit mengenali kesesatan Islam Liberal yang di Indonesia diwadahi oleh Jaringan Islam Liberal (JIL). Beberapa contoh keanehan JIL Continue reading

Cinta Bukan Tak Pernah Salah

Selama ini selalu digambarkan cinta adalah segalanya. Kebahagiaan dunia seakan hanya milik orang yang jatuh cinta. Segala keindahan di dunia dianggap ada karena cinta. Patah hati seolah membuat muram seisi dunia. Benarkah begitu?

Memang sudah menjadi fitrah bahwa manusia adalah makhluk pecinta. Manusia akan selalu mencari sesuatu untuk dipuja-puja. Saat manusia mencintai ia menjadi hamba pada yang dicintainya. Ia akan melakukan apapun untuk yang dicintainya.

Begitu besar konsekuensi cinta, tapi tetap ia bukan segalanya. Cinta tak ubahnya perasaan lain yang diciptakan Allah SWT dalam diri manusia. Allah SWT Yang Maha Baik memberi manusia kesempatan untuk memilih jatuh cinta pada apa dan siapa. Saatnya menentukan pilihan, kemana cintamu akan berlabuh? Continue reading

Hinaan dan Pujian

Pernah dihina lalu hati bagai remuk redam berkeping- keping?
Pernah juga dipuji sampai serasa terbang tinggi ke atas awan?

Kita manusia hidup di dunia sosial, berinteraksi dengan banyak orang yang masing- masing punya penilaian atas diri kita. Apa yang kita lakukan membuahkan bermacam tanggapan dari orang lain. Bisa berupa hinaan, bisa juga berupa pujian.

Beberapa waktu lalu sahabat saya dihantam rentetan isu negatif (baca: hinaan). Wallahua’lam, Allah Lebih Tahu kebenaran isu itu. Tapi satu hal yang saya pelajari darinya adalah:

“Hinaan tidak membuat diri kita lebih buruk, pujian tidak membuat diri kita lebih baik, kecuali kita mengizinkannya. ” Continue reading

“Selamat Berjuang, Cinta!”

Neno Warisman berkisah tentang kebiasaannya sebelum melepas suami dan anak- anak pergi beraktivitas setiap pagi. Saat mereka berpamitan, ia berucap: “Selamat berjuang! Jagalah hak Allah, maka Allah akan menjaga hakmu. Walau seluruh dunia ingin mencelakakanmu jika Allah tidak menghendaki hal itu tidak akan terjadi.”

Indah ya jika setiap aktivitas dimaknai sebagai perjuangan.. Continue reading

Untuk Calon Ibu

Sore ini di tengah deras Kota Malang Neno Warisman menjadi pembicara pada Majelis Ta’lim bertajuk ‘Peran Penting Ibu Mewujudkan Anak Sholih’. Berbagai ilmu parenting dibagi pada ibu- ibu yang memenuhi masjid di Masjid Abdullah, kawasan Perumahan Permata Jingga. Berpedoman bahwa semua hal perlu berdasar ilmu, termasuk dalam persiapan menjadi calon ibu dari anak sholih (aamiin), saya yang belum jadi ibu nekat saja menghadiri majelis para ibu ;)

Bunda Neno –sapaan akrab Neno Warisman- membuka penjelasannya dengan statemenIbu merupakan pendidik pertama dan utama.” Maka target ibu baiknya bukan duniawi, melainkan akhirati. Bermimpi besar melahirkan generasi Rabbani berdasar Al- Qur’an dan Hadist. Sedikitnya ada dua hal utama dalam pendidikan anak: Continue reading

Peluang Kerja PT. Toyota- Astra untuk Lulusan D3, S1, S2

Ada info Peluang Kerja dari PT. Toyota- Astra untuk teman- teman pencari kerja lulusan D3, S1, S2  :)

Beberapa posisi menarik yang ditawarkan: marketing communication, IT, customer relation, human resources analyst, accounting & finance, market analyst, dll.

Persyaratan untuk masing- masing posisi berlainan, lulusan D3, S1 hingga S2 dari berbagai jurusan: communication, marketing, management, engineering, psychology, law, statistic, accounting, dll.

Pendaftaran dibuka sampai 23 Januari 2012. Di bawah ini saya cantumkan persyaratan lebih lengkapnya. Continue reading

Berguru Ketegaran, Khusyu’ dan Ikhlas dari Delisa

Berguru tak hanya bisa melalui ilmuwan. Anak- anak dengan kepolosan dirinya bisa juga memberikan kita banyak pelajaran kehidupan. Diangkat dari novel karya Tere Liye dengan judul yang sama, film “Hafalan Shalat Delisa” dengan cantik menyentil kita tentang berbagai pelajaran kehidupan.

“Hafalan Shalat Delisa” mengisahkan Delisa, gadis kecil periang dari Lhok Nga, desa kecil di Pantai Aceh. Delisa diceritakan berusaha keras menghafal bacaan sholat untuk diujikan di hadapan Ustad Rahman. Ummi (ibu Delisa) berjanji memberi Delisa sebuah kalung berinisial D sebagai penyemangat menghafal bacaan shalat. Lantas dimana keistimewaannya? Tere Liye dengan lihai mengemas kisah ini dalam latar tragedi tsunami Aceh 26 Desember 2004. Hantaman gelombang tsunami datang bertepatan saat Delisa membaca hafalan shalat.

Delisa dalam film ini menjadi model ketegaran rakyat Aceh dalam menghadapi tragedi tsunami. Continue reading

Cahaya Atas Cahaya


Ayat ini membuat saya menjadi pengagum cahaya. Semoga kita layak menerima cahayaNya :)

Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat per­umpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS: an- Nuur : 35)

Sincerely,
Fariza Yuniar

By farizayuniar Posted in faith